Jumat, 22 Mei 2020

Penghujung Ramadhan

*MUHASABAH*

*_DI PENGHUJUNG RAMADHAN_*

Saudaraku,
Bergulirnya waktu tak terasa telah menghantarkan kita di pengujung bulan suci Ramadhan. Tamu agung itu kini perlahan-lahan akan berpamitan meninggalkan kita dengan sejuta pelajaran dan kebaikan sebagai hadiah terbaik bagi kita semua. Deraian air mata kerinduan karena perpisahan dengan tamu agung ini dirasakan oleh umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana para sahabat meneteskan air mata kesedihan karena takut tidak bisa bertemu kembali dengannya...

Saudaraku,
Sambutlah masa akhir-akhir perpisahan Ramadhan dengan sebaik-baiknya,

إذا لم نحسن الاستقبال فلنحسن الوداع

"Jika kita belum mampu menyambut kedatangan dengan baik, maka kita persiapkan perpisahan ini dengan baik."

Ibnu Taymiyah Rahimahullah berkata,

العبرة بكمال النهايات لا بنقص البدايات

“Yang menjadi patokan itu adalah akhir yang sempurna, bukan permulaan yang penuh kekurangan.”

Sabda Nabi ﷺ,

« وَإِنَّمَا الأعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ »

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung akhir (penghujung nya).”

( HR. Bukhari No: 6607 )

Al-Hasan al-Bashri Rahimahullah berkata,

أحسن فيما بقي يغفر لك ما مضى
فاغتنم ما بقي فلا تدري متى تدرك رحمة الله ربما تكون في آخر ساعة من رمضان

“Perbaikilah hari-hari yang tersisa ini semoga Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu...

Gunakan kesempatan yang tersisa ini karena kamu tidak tahu kapan kamu akan mendapati rahmat Allah, bisa jadi rahmat itu turun di saat akhir bulan Ramadhan ini...”

اللَّـهُـمَّ اخْـتِـمْ لَـنَا رَمَـضَانَ بِالْغُـفْـرَانِ وَالْعِـتْـقِ مِنَ النِّـيرَانِ

Ya Allah, tutuplah Ramadhan kami ini dengan ampunan dan terbebas dari siksa neraka.

Saudaraku,           
Andai Ramadhan bisa berpesan pada kita, maka inilah yang mungkin akan disampaikannya:

Pesan pertama: setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (puasa) karena aku akan datang kembali menghampirimu selama 6 hari di bulan Syawal itu tiada lain agar aku dan kamu senantiasa dekat, aku akan lebih dekat lagi ketika kau melaksanakan puasa Senin dan Kamis, atau puasa ayyâmul baidh (tanggal 13,14, dan 15 setiap bulan qamariyah), puasa Arafah, puasa Asyura, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan puasa Daud (sehari berpuasa sehari berbuka). Itu semua tiada lain agar kau selalu mengingatku, sehingga aku pasti menunggumu di pintu ar Rayyân.

Pesan kedua: setelah aku pergi, jangan kau biarkan kitab suci Al Qur'an bersampulkan debu, buatlah jadwal agar kamu bisa tetap membacanya seperti sediakala ketika aku ada bersamamu...

Ketahuilah bahwa Al Qur'an itu salah satu gizi hatimu, dan Al Qur'an merupakan salah satu yang dapat memberimu _syafa'at_ kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Puasa dan Al Qur'an itu akan memberikan _syafa’at_ kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Al Qur'an akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan _syafa’at_ untuknya.’ Maka Allah Azza wa Jalla memperkenankan keduanya memberikan syafa’at.”

(HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani).

Pesan ketiga: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan shalat malam walaupun kamu sanggup hanya melakukan beberapa raka'at saja, sungguh shalat malam mampu mendekatkanmu dengan Raja-ku...

Pesan keempat: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah kamu lakukan di saat aku ada di sisimu, ketahuilah bahwasanya Raja-ku senantiasa mencintai satu amalan kebaikan yang dilakukan tanpa henti walaupun itu sedikit. Sebagaimana sebuah hadits dari ’Aisyah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.”

(HR Muslim).

Pesan kelima: saat aku pergi, duhai kasihku Muslimah jangan kau lepaskan kembali jilbabmu, karena di situ kehormatan dan kemuliaanmu terjaga, jangan kau memakainya karena aku, tapi pakailah ia karena Raja ku...

Pesan terakhir: _Kun Rabbâniyyan walâ takun Ramadhâniyyan_, jadilah kau insan yang senantiasa beribadah kepada Allah, jangan kau beribadah hanya di bulan Ramadhan saja, karena sungguh Allah itu Tuhan di seluruh waktu...

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah hingga pasca Ramadhan ini untuk meraih ridha-Nya...
Aamiin Ya Rabb.

_Wallahua'lam bishawab_
Share:

Jumat, 15 Mei 2020

Minggu, 10 Mei 2020

Do'a Lailatul Qodar


Share:

Rabu, 06 Mei 2020

12 orang yang selalu didoakan malaikat

Siapakah orang yang di Do'a Malaikat.
Share:

Selasa, 05 Mei 2020

Makna Barakah.

Apa MAKNA BAROKAH itu?

Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli buah semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah semangka tersebut terasa hambar.
.
Dan sang isteri pun marah.

Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai di dengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus:

"Kepada siapakah kau marah wahai istriku?
Kepada pedagang buahnya kah? atau kepada pembelinya? atau kepada petani yang menanamnya?
ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu?"
Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq

Istri beliau terdiam.

Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya:

"Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...
Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..!
Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!
*Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa, tidak lain hanya kepada yang Menciptakan Semangka itu..!"*

Pertanyaan Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya. Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...

Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi pun melanjutkan ucapannya :

"Bertaqwalah wahai istriku...Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya. Agar Alloh memberikan keberkahan pada kita”

Mendengar nasehat suaminya itu... Sang istri pun sadar, menunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan ridho dengan apa yang telah Alloh Subhanallohu Wa Ta'ala tetapkan."

Pelajaran terpenting buat kita adalah bahwa

*Setiap keluhan yg terucap sama saja kita tidak ridho dengan ketetapan Alloh SWT, sehingga barokah Alloh jauh dari kita.*

Karena Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi

*barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Alloh dengan segala keadaan yang ada, baik yang kita sukai atau sebaliknya.*

Barokah itu:

*"... bertambahnya ketaatanmu kepada Alloh SWT.*

*Makanan barokah* itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan yang mampu membuat yang memakannya menjadi lebih taat setelah memakannya.

*Hidup yang barokah* bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub, sakitnya menjadikannya bertambah taat kepada Alloh SWT.

*Barokah itu tak selalu panjang umur,* ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab bin Umair.

*Tanah yang barokah* itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Alloh...tiada banding....tiada tara.

*Ilmu yang barokah* itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, akan tetapi yang barokah ialah ilmu yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama Alloh.

*Penghasilan barokah* juga bukan gaji yg besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.

*Anak² yang barokah* bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan yang hebat, tetapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Robb-Nya dan kelak mereka menjadi lebih shalih dari kita & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya.
MAKNA BAROKAH

Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli buah semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah semangka tersebut terasa hambar.
.
Dan sang isteri pun marah.

Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai di dengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus:

"Kepada siapakah kau marah wahai istriku?
Kepada pedagang buahnya kah? atau kepada pembelinya? atau kepada petani yang menanamnya?
ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu?"
Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq

Istri beliau terdiam.

Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya:

"Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...
Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..!
Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!
*Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa, tidak lain hanya kepada yang Menciptakan Semangka itu..!"*

Pertanyaan Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya. Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...

Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi pun melanjutkan ucapannya :

"Bertaqwalah wahai istriku...Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya. Agar Alloh memberikan keberkahan pada kita”

Mendengar nasehat suaminya itu... Sang istri pun sadar, menunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan ridho dengan apa yang telah Alloh Subhanallohu Wa Ta'ala tetapkan."

Pelajaran terpenting buat kita adalah bahwa

*Setiap keluhan yg terucap sama saja kita tidak ridho dengan ketetapan Alloh SWT, sehingga barokah Alloh jauh dari kita.*

Karena Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi

*barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Alloh dengan segala keadaan yang ada, baik yang kita sukai atau sebaliknya.*

Barokah itu:

*"... bertambahnya ketaatanmu kepada Alloh SWT.*

*Makanan barokah* itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan yang mampu membuat yang memakannya menjadi lebih taat setelah memakannya.

*Hidup yang barokah* bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub, sakitnya menjadikannya bertambah taat kepada Alloh SWT.

*Barokah itu tak selalu panjang umur,* ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab bin Umair.

*Tanah yang barokah* itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Alloh...tiada banding....tiada tara.

*Ilmu yang barokah* itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, akan tetapi yang barokah ialah ilmu yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama Alloh.

*Penghasilan barokah* juga bukan gaji yg besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.

*Anak² yang barokah* bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan yang hebat, tetapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Robb-Nya dan kelak mereka menjadi lebih shalih dari kita & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya.

Semoga kita semua selalu dianugrahi kekuatan untuk senantiasa bersyukur pada-NYA, agar kita mendapatkan keberkahan-NYA.

Wallohu A'lam Bisshowab....
Semoga kita semua selalu dianugrahi kekuatan untuk senantiasa bersyukur pada-NYA, agar kita mendapatkan keberkahan-NYA.

Wallohu A'lam Bisshowab....
Share:

Sabtu, 02 Mei 2020

Selamat Hari Pendidikan Nasional


Selamat Hari Pendidikan Nasionali.

Hari Ini di peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). setiap 2 Mei .

Ing Ngarsanipun Sung Tuladha
( Di depan menjadi teladan )
Ing Madya Mangun Karsa
( Di tengah membangun semangat )
Tut Wuri Handayani
(Di belakang memberikan dorongan)
~ Ki Hajar dewantara ~

Pada tahun ini, tema peringatan Hardiknas 2020 adalah Belajar dari Covid-19.

Sekolah dari Rumah, tidak masalah. Demi Pendidikan Bangsa Indonesia.
Salam Djama'atul Ichwan
The Power of Jama'ah

#haripendidikannasiol
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#Ramadhan
#1441 H.
#Qif-Covid 19

Share:

Kultum Ramadhan ke delapan


Kisah Tsa'labah

Menceritakan tentang kisahnya Tsa'laba Yang di doakan oleh Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam menjadi kaya tapi dia berkhianat Meninggalkan perintah Allah Subhahu Wata'ala.

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari ke enam bersama Ustadz Basuki,  S. Pd. I.

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#ke 8
#1441 H.
#Qif-Covid 19
Share:

Kultum Ramadhan ke tujuh


Mengikuti Jejak Teladan Rosulullah Saw.

Rasulullah adalah teladan sepanjang zaman. Rasululullah begitu mencintai kita, umatnya. Yang selalu disebut di dalam setiap doa.

Maka marilah jadikan momentum ramadhan ini untuk membuktikan cinta kita kepada Rasulullah, dengan meneladani beliau, dengan menghidupkan sunnah beliau, dengan bersholawat keada beliau, dan Ta'at kepada beliau.

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari ke enam bersama Ustadz Muhammad Rozaq Darmawan, M. Pd.

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#ke 7
#1441 H.
Share:

Kultum Ramadhan ke enam

Pahala bagi orang yang sabar.
Buah kesabaran dalam menghadapi ujian atau musibah dari Allah Subhahu Wata'ala.

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari ke enam bersama Ustadz Yatno S. Pd. SD

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#ke Enam
#1441 H.
Share:

Kuntum ke lima



Sesuatu Amalan akan tertolak dan terhalang di terima nya oleh Allah Subhanahu Wata'ala  apabila  sesuatu yang kita makan terdapat sesuatu  haram.

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari ke empat bersama Ustadz H. Ghufron Ghozali. S.  E,. S.  Pd., M. M.

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#keLima
#1441 H.

Share:

Kultum ke empat

Ramadhan merupakan momentum perubahan bagi seorang muslim, Esensi bulan puasa sebagai Bulan tarbiyah,  bulan ibadah, bulan sehat, bulan di turunkan nya Al Qur'an..

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari ke empat bersama Ustadz Muhammad Rozaq Darmawan. M. Pd.

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#keEmpat
#1441 H.
Share:

Jumat, 01 Mei 2020

Tujuh Mahkota dunia dan akhirat

Kultum Ramadhan


Menghidupkan 7 mahkota di dunia dan akhirat.
الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، ولا عدوان إلا على الظالمين.
 لا إله إلا الله، ما من إله سواه وما من رب غيره. نشهده أنه وحده، لا شريك له.
Mahkota ada tujuh :
1. *Mahkota Dzikir :*
2. *Mahkota Tasbih :*
3. *Mahkota Doa :*
4. *Mahkota Istighfar :*
5. *Mahkota Perlindungan :*
6. *Mahkota Pelepas Bencana :*
7. *Mahkota Penenang Hati :*

1. *Mahkota Dzikir :* تاج الذكر :
لا إله إلا الله وحده لا شريك له
له الملك وله الحمد و هو على كل شيء قدير ..
(tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya,
milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya).

Besarnya kebutuhan manusia terhadap rasa aman dan tenteram menunjukkan betapa besar peran dzikir bagi manusia. Sebab penawar jiwa yang paling utama adalah Dzikir.
 أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah–lah hati menjadi tenteram.”
(QS. al-Ra’d [13]: 28)
Lagu dealova ciptaan Aunur Rofiq Lil Firdaus /opick di populerkan once mekel.

2. *Mahkota tasbih:*
تاج التسبيح :
سبحان الملك القدس
سبحان الله و بحمده عدد خلقه ورضا نفسه وزنة عرشه و مداد كلماته ..
Sebagai bentuk kita
(Kemuliaan bagi Allah dan memuji jumlah ciptaan dan kepuasan dirinya sendiri dan berat tahtanya dan penyediaan kata-katanya)

3. *Mahkota Doa :*
تاج الدعاء :
عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. (متفق عليه).

Anas mengatakan, “Nabi Muhammad saw. Paling sering membaca doa “Wahai Tuhan kami, anugerahi kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari api neraka.
Selain “doa sapu jagat”, sebutan populer lain doa ini adalah “sapu jagat raya”. Singkat tapi lengkap, mencakup semua yang dihajatkan manusia.

4. *Mahkota istighfar:* اسْتَغْفِر تاج

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10
“Maka aku (Nuh) katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun.
Allah adalah Maha Pengampun. Setinggi apapun gunung dosa yang telah kau daki, masih lebih tinggi ampunanNya. Jangan pernah berputus asa dari memohon ampun.

تاج الإستغفار :
اللهم أنت ربي ﻻ إله إﻻ أنت ، خلقتني وأنا عبدك ، و أنا على عهدك ووعدك ما استطعت ، أعوذ بك من شر ما صنعت ، أبوء لك بنعمتك عليّ ، و أبوء بذنبي ، فاغفر لي فإنه ﻻ يغفر الذنوب إﻻ أنت ..
Yaa Allah, Engkaulah Tuhanku. Pemenuh kebutuhanku, keperluanku. Pengabul doa-doaku. Penjaga diriku, Pelindung diriku, Pengaman diriku. Pemelihara diriku. Pemilik diriku. Rabbku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Tidak ada yang kuharapkan, kudatangi, kusandarkan, kumintai pertolongan, bantuan, kecuali Engkau. Tidak ada yang bisa mendatangkan manfaat dan madharat, membanyakkan menyedikitkan, mengadakan, meniadakan. Membesarkan mengecilkan, menghidupkan mematikan, melapangkan, menyempitkan. Kecuali Engkau.

Dari Syaddad bin Aus, ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa mengucapkan kalimat Sayyidul Istighfar tadi di waktu pagi /siang hari dengan meyakininya (meyakini kandungan dari kalimat-kalimat tadi, dan bukan hanya sebatas ucapan di lisan), lalu ia meninggal pada hari tersebut sebelum sore hari, maka dia termasuk Ahli (penghuni) Surga. Dan barang siapa membacanya di sore hari dengan menyakininya, lalu ia meninggal sampai sebelum Subuh, maka ia juga termasuk Ahli (penghuni) Surga.” Hadis ini Shahih, diriwayatkan oleh (HR. Bukhari (7/150, no. 6306), Ahmad IV/122-125, an-Nasa-i VIII/279-280)]

5. *Mahkota perlindungan:*
تاج التحصين :
Dari Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu 'Anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba membaca di pagi dan sore hari

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ

“(Aku berlindung) dengan Nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu di bumi dna di langit yang bisa membahayakan. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” sebanyak tiga kali (melainkan) tidak ada sesuatu yang membahayakannya.” (HR. Abu Dawud & Al-Tirmidzi, lafadz milik al-Tirmidzi)

6. *Mahkota Pelepas bencana:*
تاج تفريج الكرب :
Selama berada di perut paus tersebut, Nabi Yunus tak henti-hentinya memanjatkan doa agar Allah SWT menyelematkannya. Doa tersebut pun diabadikan dalam Alquran QS al-Anbiyaa ayat ke-87:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin” : ” Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." 

7. *Mahkota penenang hati:*
تاج راحة البال :
"Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam surga? Maka sahabat menjawab, 'Tentu wahai Rasulullah'. Rasulullah menjelaskan, 'Bacalah La hawla wa la quwwata illa billah'" (HR: Muslim).

لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم ..

Artinya : “Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecualli atas dukungan Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung”

Makna dari kalimat tersebut ialah tidak ada daya dalam menjauhi maksiat kepada Allah dan tidak ada kekuatan dalam menjalankan ibadah kepada Allah kecuali keduanya atas dukungan dan kehendak Allah semata. Menurut sebagian pendapat ulama, merasa tidak berdaya dan tidak punya kekuatan ialah ciri dari sifat ikhlas.

Penutup.. 
Marilah kita
~ Jadikanlah Mahkota 2 ini menghiasi kepala kita & membasahi Lisan kita. Pengisi hati kita. Serta sebagai amalan dan senjata kita.

~ Jangan kita sepelekan amal sekecil apapun krn engkau tdk tau pahala mana yg akan memasukkanmu kedalam Surga Allah SWT.


Share:

Senin, 27 April 2020

Berkah Kultum Ramadhan ke tiga

Dua Kalimat yang di cintai Allah Subhahu Wata'ala. Dua kalimat yang mudah di ucapkan tapi berat timbangan nya.

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan hari kedua bersama Ustadz Muhammad Fikri Dzulfikar. S. Pd. I.


#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#Surakarta
#KultumBerkahRamadhan
#keTiga
#1441 H.
Share:

Kultum Berkah Ramadhan ke dua

Marilah di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini memperbanyak ibadah, memperbanyak amal shaleh salah satunya denga n berbakti kepada orang tua jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka kepada orang tua atau disebut dengan 'Uquuqul Walidain 😇🙏

Yuk.. Simak dan ikuti..
Kultum Berkah Ramadhan bersama Ustadz Achmad Rois Jazuli, S.  Ag. S. Pd.
Bertemakan:
'Uququl Walidaini..

#Sddjiday
#Sddjama'atulichwan
#KultumBerkahRamadhan
#Surakarta
Share:

PPDB ONLINE SD-DJI

Dibuat olehARDHA maz_ardha.develoers.com