Kamis, 03 November 2016

materi pramuka penggalang



SEJARAH KEPRAMUKAAN DUNIA

A. Pendahuluan

                        Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
     Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

B. Riwayat hidup Baden Powell

                  Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.
                         Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :

 a.   Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
 b.  Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah   raga dan lain-lainnya.
 c.  Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
 d. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
e. Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
 f.   Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.

     Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.
     William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu.
     Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.

Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

C. Sejarah Kepramukaan Sedunia

     Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

    Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.

       Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

                Tahun 1924 Jambore II            di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
                Tahun 1929 Jambore III          di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
                Tahun 1933 Jambore IV           di Godollo, Budapest, Hongaria
                Tahun 1937 Jambore V            di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
                Tahun 1947 Jambore VI           di Moisson, Perancis
                Tahun 1951 Jambore VII         di Salz Kamergut, Austria
                Tahun 1955 Jambore VIII        di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
                Tahun 1959 Jambore IX          di Makiling, Philipina
                Tahun 1963 Jambore X            di Marathon, Yunani
                Tahun 1967 Jambore XI          di Idaho, Amerika Serikat
                Tahun 1971 Jambore XII         di Asagiri, Jepang
                Tahun 1975 Jambore XIII        di Lillehammer, Norwegia
                Tahun 1979 Jambore XIV        di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
                Tahun 1983 Jambore XV         di Kananaskis, Alberta, Kanada
                Tahun 1987 Jambore XVI        di Cataract Scout Park, Australia
                Tahun 1991 Jambore XVII       di Korea Selatan
                Tahun 1995 Jambore XVIII     di Belanda
                Tahun 1999 Jambore XIX        di Chili, Amerika Selatan
                Tahun 2003 Jambore XX         di Thailand

    Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

     Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

      Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.

     Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London












SEJARAH KEPRAMUKAAN INDONESIA


Awal tahun 1908 Lord Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.

Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.

Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.
Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.

Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)
Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.






APA ITU PRAMUKA PENGGALANG?
Penggalang adalah sebuah golongan setelah pramuka Siaga . Anggota pramuka penggalang berusia dari 11-15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan kiasan pada masa penggalangan perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia menggalang dan mempersatukan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan adanya peristiwa bersejarah yaitu konggres para pemuda Indonesia yang dikenal dengan " Soempah Pemoeda" pada tahun 1928 .

Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap Regu beranggotakan 5-10 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang Pemimpin regu ( Pinru ) yang dipilih oleh anggota regu itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Regu ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama. Pasukan yang terdiri dari beberapa regu tersebut dipimpin oleh seorang Pratama.
Dalam Golongan Pramuka Penggalang ada tiga tingkatan, yaitu:

1.       Penggalang Ramu
2.       Penggalang Rakit
3.       Penggalang Terap

Setiap anggota Penggalang yang telah menyelesaikan SKU ( Syarat Kecakapan Umum ) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang berbentuk sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yakni nama bunga pohon kelapa.

Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang, terdiri atas:

1.   Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:

    Trisatya                                                   ( HARUS HAFAL )
    Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
-   Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
-   Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
-   Menepati Dasadarma.

2.   Ketentuan moral yang disebut Dasadarma, selengkapnya berbunyi:

Dasadarma                                              ( HARUS HAFAL )
1.   Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.   Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.   Patriot yang sopan dan kesatria.
4.   Patuh dan suka bermusyawarah.
5.   Rela menolong dan tabah.
6.   Rajin, trampil dan gembira.
7.   Hemat, cermat dan bersahaja.
8.   Disiplin, berani dan setia.
9.   Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.   Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.








Visi dan Misi Gerakan Pramuka

V I S I
“Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi handal masalah-masalah kaum muda
 
M I S I
1. Mempramukakan kaum muda
Yang dimaksud dengan mempramukakan tidak berarti bahwa seluruh kaum muda itu dimasukkan sebagai anggota Gerakan Pramuka tetapi lebih pada tataran jiwa dan prilaku kaum muda yang sesuai dengan pramuka sebagai bagian dari masyarakat indonesia.
2.  Membina anggota yang berjiwa dan berwatak Pramuka, berlandaskan iman dan taqwa (Imtaq) serta selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)
Bahwa semua sendi program pendidikan yang dilaksanakan Gerakan Pramuka harus dilandaskan pada Iman dan taqwa dan selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga apapun yang dilakukan perlu mengikuti perkembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pada eranya.
3. Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang memiliki jiwa bela negara
Gerakan pramuka memiliki salah satu tugas yakni menyiapkan kader bangsa sehingga diperlukan adanya pendidikan yang khusus. Untuk itu, karena disadari bahwa perlunya pendidikan bela negara sebagai bagian dari kebutuhan bangsa dan negara.
4.  Menggerakkan anggota dan organisasi Gerakan Pramuka agar peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah kemasyarakatan.
Hal ini dilakukan untuk memantapkan jati diri Gerakan Pramuka melalui kode kehormatannya dan sekaligus sebagai pencerminan anggota Pramuka yang tanggap terhadap permasalahan pada lingkungan sekitarnya.

                  Image



Image





Image

Tanda Umum yang dipergunakan dalam Pakaian Seragam Pramuka, antara lain :
1. Badge Daerah ( Kwartir Daerah )
2. Tanda Pelantikan ( Putra dan Putri )
3. Tanda Keanggotaan Pandu Dunia/ WOSM ( Putra dan Putri )
4. Tanda Wilayah ( Lokasi Kota/ Kabupaten )
5. Tanda Satuan Gugus Depan. 



BADGE JAWA TENGAH


Pencipta atau pencetus lambang Badge Jawa Tengah adalah Bapak Soebagiyono.
Arti Kiasan Badge Jawa Tengah:
1. Tulisan Jawa Tengah Warna Merah
    Mengkiaskan : bahwa kita sebagai anggota gerakan Pramuka berada dalam lingkup Kwartir   (wilayah) XI Jawa Tengah.
2. Dasar Warna Coklat Muda
     Mengkiaskan : warna tanah Bangsa Indonesia.
3. Padi dan Kapas
      Mengkiaskan : kemakmuran dan kesuburan wilayah tanah Jawa, khususnya di Jawa Tengah.
4. Lidah Api
 
     Mengkiaskan : semangat yang berkobar, besar dan kuat niatnya dalam mencapai cita-cita yang lebih tinggi, atau dalam arti lain adalah semangat yang membara yang selalu dimiliki oleh anggota gerakan Pramuka pada khususnya dan oleh masyarakat di jawa Tengah pada umumnya.
5. Bentuk Tugu Warna Hitam
       Mengkiaskan : ciri khas dari kebudayaan Jawa Tengah.
6. Keris
       Mengkiaskan : ciri khas pusaka atau senjata daerah Jawa Tengah.
7. Bintang
       Mengkiaskan :
       a. Ketuhanan yang artinya adalah setiap anggota pramuka haruslah yakin terhadap adanya Tuhan Yang Maha   Esa.
       b. Cita-cita yang artinya adalah setiap anggota pramuka haruslah mempunyai cita-cita yang tinggi seperti tinggi bintang di langit.
8. Warna Dasar Kuning Emas
       Mengkiaskan : kemulyaan dan kemenangan.
9.Tunas Kelapa
       Mengkiaskan : bahwa setiap anggota gerakan pramuka merupakan inti dari kelangsungan bagi kehidupan warga Bangsa Indonesiadan harus serba guna seperti kegunaan pohon kelapa.

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal organisasi Gerakan Pramuka yang bersifat tetap. Lambang ini diciptakan oleh Soenardjo Atmodipuro, seorang pegawai tinggi Departemen Pertanian yang juga tokoh pramuka.
Lambang ini dipergunakan pertama kali sejak tanggal 14 Agustus 1961, ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno menganugrahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada organisasi Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 tahun 1961.

Bentuk

Lambang Gerakan Pramuka berbentuk Silluete (bayangan) Tunas Kelapa. (lihat gambar di samping) Penjabaran tentang Lambang ini ditetapkan dalam Keputusan Kwarnas No. 06/KN/72 tentang Lambang Gerakan Pramuka.

Arti kiasan

Logo 
Pramuka.jpg
Lambang Gerakan Pramuka mengandung arti kiasan sebagai berikut:
1.        Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Ini mengandung arti Pramuka adalah inti bagi kelangsungan hidup bangsa (tunas penerus bangsa).
2.        Buah nyiur tahan lama. Ini mengandung arti, Pramuka adalah orang yang jasmani dan rohaninya kuat dan ulet.
3.        Nyiur dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Ini mengandung arti, Pramuka adalah orang yang mampu beradaptasi dalam kondisi apapun
4.        Nyiur tumbuh menjulang tinggi. Ini mengandung arti, setiap Pramuka memiliki cita-cita yang tinggi.
5.        Akar nyiur kuat. Mengandung arti, Pramuka berpegang pada dasar-dasar yang kuat.
6.        Nyiur pohon yang serbaguna. Ini mengandung arti, Pramuka berguna bagi nusa, bangsa dan agama.
7.        Lambang keris melambangkan senjata tradisional Jawa Tengah
8.        Lambang sepuluh api yang berkobar melambangkan Dasadarma.
9.        Padi dan kapas melambangkan kesuburan dibidang pangan dan sandang
10.    Kode daerah melambangkan daerah kota daerah
11.    Nama kabupaten melambangkan kota cabang
12.    Bintang melambangkan lima Sila Pancasila

Penggunaan

  • Lambang Gerakan Pramuka dapat dipergunakan pada Panji, Bendera, Papan Nama Kwartir / Satuan, Tanda Pengenal dan alat administrasi Gerakan Pramuka
  • Penggunaan lambang tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan menanamkan sifat dan keadaan seperti yang termaktub dalam arti kiasan lambang Tunas Kelapa itu pada setiap anggota Gerakan Pramuka.
  • Setiap anggota Gerakan Pramuka diharapkan mampu mengamalkan dan mempraktekkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya kepada masyarakat di sekelilingnya. Sebab generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Pramuka diharapkan kelak mampu menjadi kader pembangunan yang berjiwa Pancasila

TRI SATYA

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
-     Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila
-     Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
-                    Menepati Dasa Darma




































DASA DARMA PRAMUKA

Pramuka itu :
1.  Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.Patriot yang sopan dan kesatria
4.Patuh dan suka bermusyawarah
5.Rela menolong dan tabah
6.Rajin, terampil dan gembira
7.Hemat, cermat dan bersahaja
8.Disiplin,  berani dan setia
9.Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan  


PANCASILA

1.    Ketuhanan Yang Maha Esa
2.    Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3.    Persatuan Indonesia
4.    Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
5.    Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia







Susunan Upacara Pembukaan Latihan Penggalang

1.        Pratama ( pemimpin upacara ) memanggil pasukan dengan peluit, selanjutnya pasukan disiapkan
2.       Pratama memberitahukan kepada kakak Pembina bahwa pasukan sudah siap dengan diawali penghormatan
3.       Kakak Pembina datang dengan pembantu Pembina ( berdiri menghadap bendera )
4.       Pratama memimpin penghormatan kepada kakak Pembina
5.       Laporan penyerahan pasukan kepada kakak Pembina oleh pratama
6.       Pratama lari kembali ke regunya dilanjutkan bertukar tempat dengan wakil ketua regu
7.       Pengibaran bendera sang merah putih
8.       Penghormatan kepada bendera merah putih dipimpin oleh pratama
9.       Kakak Pembina membaca teks Pancasila dan ditirukan oleh seluruh pasukan ( teks pancasila di bawa oleh kakak pembantu Pembina sebelah kiri )
10.    Pembaca Dasa Dharma ( tidak ditirukan )
11.     Kakak Pembina maju ke depan bendera ( sikap istirahat ) diikuti seluruh pasukan, dan dilanjutkan kata pengantar oleh kakak Pembina.
12.    Kakak Pembina kembali ke tempat semula dilanjutkan memimpin doa
13.    Pratama lari ke tengah lapangan, dilanjutkan penyerahan kembali pasukan oleh kakak Pembina
14.    Pratama memimpin penghormatan kepada kakak Pembina ( kemudian balik kanan dan berjabat tangan )
15.    Pasukan diambil alih oleh pembantu Pembina dan dan kegiatan latihan dimulai




 






tunas 1



 















               










Image









SANDI  ANGKA
1 = A
2 = B
3 = C
4 = D
5 = E
6 = F
7  = G
8  = H
9  = I
10 = J
11  = K
12  = L
13 = M
14 = N
15 = O
16 = P
17 = Q
18 = R
19 = S
20 = T
21 = U
22 = V
23 = W
24 = X
25 = Y
26 = Z

Contoh :  16 – 18 – 1 – 13 – 21 – 11 – 1   =  PRAMUKA

SANDI  ANGKA
1 = A
2 = B
3 = C
4 = D
5 = E
6 = F
7  = G
8  = H
9  = I
10 = J
11  = K
12  = L
13 = M
14 = N
15 = O
16 = P
17 = Q
18 = R
19 = S
20 = T
21 = U
22 = V
23 = W
24 = X
25 = Y
26 = Z

Contoh :  16 – 18 – 1 – 13 – 21 – 11 – 1   =  PRAMUKA


SANDI  ANGKA
1 = A
2 = B
3 = C
4 = D
5 = E
6 = F
7  = G
8  = H
9  = I
10 = J
11  = K
12  = L
13 = M
14 = N
15 = O
16 = P
17 = Q
18 = R
19 = S
20 = T
21 = U
22 = V
23 = W
24 = X
25 = Y
26 = Z

Contoh :  16 – 18 – 1 – 13 – 21 – 11 – 1   =  PRAMUKA
4/22/2013 Ali Munir No comments
Gerakan Pramuka melakukan perubahan pakaian seragam pramuka. Adalah SK Kwartir Nasional Nomor 174 Tahun 2012 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka yang menggantikan Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 226 Tahun 2007.

Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut terdapat beberapa hal krusial terkait dengan perubahan pakaian seragam anggota Gerakan Pramuka. Perubahan ini disesuaikan dengan perkembangan Gerakan Pramuka saat ini serta minat anak-anak dan kaum muda Indonesia. Meskipun keputusan ini ditandatangani dan disyahkan pada Desember 2012, namun publikasinya baru dilakukan pada bulan April 2013.

Perbedaan Pakaian Seragam 2013 dengan Tahun Sebelumnya

Apa saja yang berbeda dengan seragam pramuka tahun 2013 dengan tahun sebelumnya? Inilah beberapa perbedaan krusial dan mencolok pada pakaian seragam pramuka di tahun 2013:
  1. Modifikasi pada pakaian seragam pramuka tingkat Siaga baik putra maupun putri, terutama dengan penambahan lis berwarna coklat tua pada bagian lengan dan saku.
  2. Penggunaan hasduk (setangan leher) pada anggota putri (semua tingkatan) sebagaimana yang dikenakan oleh anggota putra. Sebelumnya anggota putri mengenakan 'pita leher'.
  3. Tutup kepala anggota putri untuk tingkat Penggalang, Penegak, dan Pandega dengan tutup kepala berbahan laken/beludru. Sebelumnya mereka menggunakan tutup kepala dari anyaman.
  4. Model baju anggota pramuka putri tingkat Penggalang sama dengan baju untuk anggota putra. Sebelumnya antara putra dan putri mengenakan model pakaian yang berbeda.
  5. Penambahan saku timbul di kanan kiri celana. Sebelumnya anggota putra mengenakan celana dengan  empat saku berupa dua saku dalam (di samping kanan kiri) dan dua saki tempel (di belakang).
Seragam Harian Pramuka Siaga Putri

Seragam Muslim Pramuka Siaga Putri

Seragam Muslim Pramuka Penggalang Putri


Selain itu juga beberapa modikfikasi lainnya.

Download Jukran Pakaian Seragam Pramuka

Untuk lebih jelasnya mengenai pakaian seragam pramuka yang baru, silakan download SK Kwartir Nasional Nomor 174 Tahun 2012 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka pada link di bawah ini.


Pada petunjuk penyelenggraan tersebut selain berisikan diskripsi lengkap tentang seragam pramuka pada masing-masing tingkatan (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, dan anggota Dewasa), diskripsi masing-masing jenis seragam (Seragam Harian, Seragam Kegiatan, Seragam Upacara, dan Seragam Khusus yang meliputi Seragam Muslim dan Seragam Tambahan) juga dilengkapi dengan gambar.










Rounded Rectangle: Yang Perlu Disiapkan Untuk
Kegiatan PERSAMI

1.	Tongkat Cokelat ( Setiap anak 1 buah ) 
2.	PIN / Patok Besi ( Setiap anak 1 buah )
3.	Tali Pramuka Ukuran Panjang 10  Meter 
( Setiap anak 1 buah )  
4.	Bendera Semaphore ( Setiap anak ) 
5.	Buku & Alat Tulis ( Setiap anak ) 
6.	Seragam Pramuka Harus Beratribut Lengkap
7.	Sepatu Warna Hitam
8.	Perlengkapan Kemah . Contoh : tikar, dll
(Sesuaikan dengan kebutuhan )
9.	Perlengkapan Pribadi. Contoh : Seragam olahraga sekolah, sandal, jas hujan, dll   
10.	Iuran Untuk Kas Regu (Bila perlu & konsultasikan dengan Pembina Pendamping)
11.	Membuat Yel-Yel Regu Yang Menarik
Rounded Rectangle: Yang Perlu Disiapkan Untuk
Kegiatan PERSAMI

1.	Tongkat Cokelat ( Setiap anak 1 buah ) 
2.	PIN / Patok Besi ( Setiap anak 1 buah )
3.	Tali Pramuka Ukuran Panjang 10  Meter 
( Setiap anak 1 buah )  
4.	Bendera Semaphore ( Setiap anak ) 
5.	Buku & Alat Tulis ( Setiap anak ) 
6.	Seragam Pramuka Harus Beratribut Lengkap
7.	Sepatu Warna Hitam
8.	Perlengkapan Kemah . Contoh : tikar, dll
(Sesuaikan dengan kebutuhan )
9.	Perlengkapan Pribadi. Contoh : Seragam olahraga sekolah, sandal, jas hujan, dll   
10.	Iuran Untuk Kas Regu (Bila perlu & konsultasikan dengan Pembina Pendamping)
11.	Membuat Yel-Yel Regu Yang Menarik


Rounded Rectangle: Yang Perlu Disiapkan Untuk
Kegiatan PERSAMI

1.	Tongkat Cokelat ( Setiap anak 1 buah ) 
2.	PIN / Patok Besi ( Setiap anak 1 buah )
3.	Tali Pramuka Ukuran Panjang 10  Meter 
( Setiap anak 1 buah )  
4.	Bendera Semaphore ( Setiap anak ) 
5.	Buku & Alat Tulis ( Setiap anak ) 
6.	Seragam Pramuka Harus Beratribut Lengkap
7.	Sepatu Warna Hitam
8.	Perlengkapan Kemah . Contoh : tikar, dll
(Sesuaikan dengan kebutuhan )
9.	Perlengkapan Pribadi. Contoh : Seragam olahraga sekolah, sandal, jas hujan, dll   
10.	Iuran Untuk Kas Regu (Bila perlu & konsultasikan dengan Pembina Pendamping)
11.	Membuat Yel-Yel Regu Yang Menarik
Rounded Rectangle: Yang Perlu Disiapkan Untuk
Kegiatan PERSAMI

1.	Tongkat Cokelat ( Setiap anak 1 buah ) 
2.	PIN / Patok Besi ( Setiap anak 1 buah )
3.	Tali Pramuka Ukuran Panjang 10  Meter 
( Setiap anak 1 buah )  
4.	Bendera Semaphore ( Setiap anak ) 
5.	Buku & Alat Tulis ( Setiap anak ) 
6.	Seragam Pramuka Harus Beratribut Lengkap
7.	Sepatu Warna Hitam
8.	Perlengkapan Kemah . Contoh : tikar, dll
(Sesuaikan dengan kebutuhan )
9.	Perlengkapan Pribadi. Contoh : Seragam olahraga sekolah, sandal, jas hujan, dll   
10.	Iuran Untuk Kas Regu (Bila perlu & konsultasikan dengan Pembina Pendamping)
11.	Membuat Yel-Yel Regu Yang Menarik
 

























PERMAINAN PRAMUKA
1.       REBUT DAN RAMPAS
Peralatan                 : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak
Jumlah pemain         : bebas
Waktu                       : 10 menit
Tujuan                      : Melatih kecekatan & Melatih kesetiakawanan
Unsur hiburan
Semua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak antar anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa “kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3 kali baru dikeluarkan.

2.       PETANI DAN PENCURI
Peralatan               :     Karet gelang atau tali, kantong kacang, atau potongan kain     
      atau agar kelihatan sungguhan, sebuah apel.
Jumlah pemain       : bebas
Waktu                   : 8-10 menit      
Tujuan                   : Melatih kecepatan
Unsur hiburan
Anak-anak membentuk lingkaran dan seorang anak, yang jadi pencuri disuruh keluar  ruangan. Selagi ia diluar, seorang anak ditunjuk sebagai petani. Sebuah benda ditaruh di tengah lingkaran. Pencuri tadi datang dan berjalan diluar lingkaran. Ia boleh memasuki lingkaran dari mana saja dan mencuri benda itu. Petani harus menangkapnya pada saat pencuri menyentuh benda tersebut. Pencuri itu harus lari

3.       ARUNG  JERAM
      Tujuan :
a.       Kerja sama tim.
b.       Kekompakan regu.
c.       Yang kuat membantu yang lemah.
d.       Menetapkan bersama trategi manajemen secara tepat.
e.       Menempatkan diri saat bertindak/ menjalankan tugas.
Alat :
a.       Tali besar ( diameter 4-5 cm/ seukuran tali Perahu ).( panjang tali sesuaikan dengan anggota regu yang bermain. )
b.       Kedua ujung tali di ikat dengan kuat.
Pelaksanan :
a.       Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran.
b.       Tiap anggota regu kedua tangannya memegang tali, jarak antar anggota regu 0,5 – 1 meter. Jarak semakin rapat semakin baik.
Peraturan :
a.       Semua anggota regu berupaya untuk berdiri secara bersama-sama.
b.       Saat mencoba berdiri, kedua kaki/ lutut tidak boleh ditekuk ( Tetap Lurus )
c.       Setelah dapat berdiri bersama, kemudian berupaya duduk bersama kembali.
d.       Diupayakan jangan ada peserta yang terjatuh.

4.       STICK GOYANG
Tujuan :
a.       Menjalin Kerja sama dan toleransi antar anggota.
b.       Belajar saat menerima dan kapan harus memberikan kesempatan kepada yang lain.
c.       Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan.
Alat :
a.       Tali Pramuka/ boleh rafia. Sejumlah peserta.
b.       Tongkat/ Balok/ papan kayu/ Bambu . Panjang ( 2- 3 meter ) Diameter bebas.
c.       Aneka Halang rintang.
Pelaksanaan :
a.       Tiap anggota regu berhak memegangi utas tali . boleh sebelah kanan atau kiri
b.       Ditengah tarikan utas tali, diletakkan balok/ bambu dengan tali dalam kondisi kencang.
c.       Regu Menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas.
d.       Regu dengan waktu tempuh tercepat dan balok/ bambu tidak pernah jatuh itulah yang terbaik
e.       Rintangan dapat dibuat sedemikian rupa, sehingga perjalanan membawa balok/ bambu nampak penuh tantangan. ( Melebar, menyempit, lompat, naik dan turun)



5.       BAUT BARISAN
Tujuan :
Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerjasama dalam kelompok.
Langkah-langkah :
a.       Peserta di bagi dalam 2 kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bisa masuk ke dalam salah 1 kelompok).
b.       Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :
1.       Kedua keompok akan berlomba menyusun barisan. Barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu :tinggi badan, panjang rambut, usia dst.
2.       Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian kedua kelompok, selesai atau belum, harus jongkok.
3.       Setiap kelompok secara bergantian memeriksa apakah kelompok lawan telah melaksanakan tugasnya dengan benar.
4.       Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat ( bila kelompok dapat meyelesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukkan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas).
c.       Sebelum pertandingan di mulai bisa dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar.

6.       BERCERMIN
Latihan yang menyenangkan ini digunakan untuk mendiskusikan perasaan dan sikap dalam menuntun dan mengikuti orang lain. Acara sore yang baik.
      Prosedur :
a.       Setiap peserta memilih pasangannya dan berdiri berhadapan dengan tangan ke atas dalam jarak kira-kira sejengkal. Mereka menirukan gerak pasangannya, layaknya sebuah cermin, demikian bergantian sesuai dengan keinginan mereka.
b.       Untuk putaran kedua, pasangan meneruskan bercermin, tapi kali ini kedua tangannya bersentuhan dengan lembut.
c.       Pada putaran ketiga, mintalah mereka merapatkan tangan dengan kuat, dan melanjutkan menuntun mengikuti bergantian.
Bahan diskusi :
1.       Apa bedanya antara ketiga pengalaman tadi ?
2.       Bagaimana perasaan anda pada setiap latihan menuntun dan mengikuti tadi ?
3.       Adakah persamaan yang anda temukan dalam hal menuntun dan mengikuti dengan kenyataan sehari-hari?
KIM
Kim adalah suatu jenis permainan yang ditemukan oleh Baden Powell yang diambil dari sebuah ceritanya dari buku Scouting For Boys. Tentang seorang anak laki-laki cerdas bernama Kimball O’Hara, anak anak seorang sersan dari Resiman Irlandia yang ditugaskandi India. Orang tua Kim (panggilan namanya) meninggal ketika Kim masih sangat kecil. Kemudian Kim tinggal bersama salah seorang bibinya.
Bentuk permainan Kim :
1.          Kim Lihat :
            a.       Melihat beberapa benda sesaat, kemudian mencoba mengingatnya kembali.
            b.       Membedakan warna-warna.
            c.       Mengingat beberapa macam benda/ barang yang hampir sama dan sebagainya.
2.          Kim Cium :
a.       Bumbu-bumbu
b.       Wewangian
c.       Bunga-bunga
d.       Buah-buahan.
e.       Obat-obatan dsb
3.          Kim Raba :
             a.       Meraba / memegang berbagai benda dan mencoba mengingat dan menyebutkan apa nama yang dipegangnya itu
             b.       Benda-benda tersebut dapat dimasukan ke dalam kantung tertutup atau mata kita yang ditutup dengan kain.
4.          Kim Rasa :
             Hampir sama dengan kim cium, hanya lidah yang lebih berperan merasakan manis, asam, pahit, dari  
             berbagai buah-buahan atau bumbu-bumbu.
5.          Kim Dengar :
a.       Mendengarkan berbagai bunyi-bunyian
b.       Membedakan berbagai suara alat music
c.       Membedakan beberapa  peristiwa /kegiatan dari suara yang didengarnya. Seperti :
1.       Suara kayu digergaji
2.       Suara pintu dibuka atau tertutup
3.       Suara orang berjalan
          6.          Kim Kombinasi :
          Gabungan dari berbagai macam kim di atas, semakin cerdas seseorang , semakin baik kemampuan    
          panca inderanya. Jika ingin cerdas, banyak-banyak berlatih dan belajar.

KUMPULAN SANDI SANDI

Kata sandi berasal dari bahasa Sanskerta, yang artinya rahasia. Karena itu maka tulisan rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit dimengerti kecuali kalau kita mengetahui  kunci atau cara memecahkannya.
Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana  dan suka berpindah-pindah tempat tinggal,untuk itu mereka harus memiliki  kata sandi dan bisa mempergunakannya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh / mengelabui lawan-lawan atau musuhnya. Sekitar tahun 3000 SM, di Kerajaan Babilonia telah ditemukan tulisan cuneiform. Untuk mengirimkan berita rahasia antar kota, mereka menulis pesan di kepala para budak yang baru dicukur, lalu menunggu sampai rambutnya tumbuh. Kemudian budak itu dikirim ke tempat yang dituju. Di tempat tujuan, kepala budak dicukur kembali untuk mengetahui pesan yang tersembunyi.

1.       Sandi Koordinat / Merah Putih
Cara : buatlah perkataan kunci, missal GUDEP SEDIA (maka kata-kata ini yang menjadi kuncinya,ingat kata kunci harus dua kata dan jumlah hurufnya  10 buah, masing-masing kata terdiri dari 5 huruf).


G
U
D
E
P
S
A
B
C
D
E
E
F
G
H
I
J
D
K
L
M
N
O
I
P
Q
R
S
T
A
U
V
W
X
Y

2.       Sandi Rumput
Sandinya dibuat menyerupai rumput ( rumput pendek berarti titik sedangkan rumput panjang berarti garis )
Contoh :
            PRAMUKA = .--. / .-. / .- / -- / ..- / -.- / .-
            . = λ

3.       Sandi Abjad / Sandi Balik
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
 
Z Y X W V U T S R Q P O N M L K J I H G F E D C B A

Kunci = AZ atau ZA, bisa juga ditulis A = Z atau sebaliknya.
Contoh : GUDEP akan kita tuliskan TFWVK
Kita lihat G ada di atas huruf T, lalu U ada di atas F, dst.

4.       Sandi AND
Sandi  AND adalah sandi yang huruf-hurufnya diletakkan pada kata AND,contoh :

ANDA   KANDU   ANDA   DANDA   DANDI   SANDI   NANDI
       A   K       U   A          D       A   D       I   S      I   N       I
= Aku ada di sini


5.       Sandi Siput
Sandi yang cara membacanya  berputar menyerupai rumah siput, dengan cara mencari kata yang paling tengah (ada tandanya).
Contoh :
            U  D  U  N  I  A
            D  O  W  E  L
       N  P   B  A  L
            A  N  E   D  B
            P  K  A   P  A
= Baden Powell Bapak Pandu Dunia



MAPPING / PEMETAAN
Peta Pita (Ribbon Map)
Cara membuat Laporan Peta Pita :
Pada halaman pertama kertas laporan, cantumkan :
1.    Kepada siapa laporan ditujukan
2.    Siapa yang membuat laporan (identitas yang lengkap)
3.    Keterangan / data laporan seperti tanggal  pembuatan,cuaca dan sebagainya.
Pada halaman berikutnya, dibuat peta-pita dengan :
1.    Halaman menjadi 7 ruang / kolom, untuk :
a.       Nomor
b.       Waktu Perjalanan
c.       Laporan Perjalanan (ditulis dari bawah)
d.       Jarak yang ditempuh (dalam m)
e.       Arah (jurusan 3 angka / kompas)
f.        Gambar peta-pita(untuk bagian sisi kanan dan kiri jalan)
g.       Menulis keterangan-keterangan.
2.    Menulis laporan dibuat dari bawah ke atas
3.    Setiap berbelok, kita membuat garis pembatas sebagai tanda kita berubah  / berganti arah.
4.    Gambar-gambar (tanda-tanda medan) diambil dari tanda-tanda peta  Topografi
5.    Jika ada hal-hal penting/ bangunan bersejarah yang menarik kita dapat menggambarnya di dalam kertas khusus/ halaman lain.
6.    Menghitung jarak dapat  menggunakan tongkat atau langkah kaki atau taksiran kita.
Peta Lokasi
Peta lokasi adalah peta yang menunjukan lokasi / letak suatu daerah / medan / bangunan dan lain-lainnya. Peta tersebut harus dibuat sedemikian rupa,sehingga yang terletak di atas adalah arah yang biasanya ditetapkan dengan tanda panah (menunjuk arah utara)
Peta Perjalanan
Peta perjalanan hampir sama dengan peta pita, tetapi dibuat dalam bentuk yang lain. Pengerjaannya dan cara-caranya tidak jauh berbeda dengan cara-cara pengerjaan laporan peta pita.
Keterangan :
1.    Jarak pada perjalanan diskalakan.
2.    Titik sasaran harus ditetapkan sebelum bergerak
3.    Mulailah membuat peta perjalanan di tengah kertas, dan tandailah tempat permulaan dengan huruf A.kemudian ke tempat kedua B, dst.
4.    Hitung (taksir) jarak yang ditempuh dan rubahlahke dalam skala.
5.    Cantumkan tanda-tanda peta topografi.
6.    Arah utara selalu di atas.














                 NAMA REGU : ………………
SANDI KOORDINAT
X
P
A
T
I
M
U
Y
A
N
I
A
A
R
B
T
I
H
E
S
O
S
D
N
Z
A
N
L
J
K
O
I
N
A
D
U
D
U
N
I
A
N
U
R
M
U
O
E
D
K
P
S
E
P
I
P
I
H
N
Q
U
O
E
K
O
W
L
T
E
C
X
D
W
R
A
F
E
K
O
L
L
S
E
E
G
W
K
D
B
A
P
A
K
S
L
F
U
L
U
V
L
M
O
B
I
L
O
P
E
Z
F
I
T
R
O
N
G
E
N
I
S

                 Kata Sandi yang ditemukan : …………………………………………………………………………………………


            NAMA REGU : ………….
SANDI KOORDINAT

X
P
A
T
I
M
U
Y
A
N
I
A
A
R
B
T
I
H
E
S
O
S
D
N
Z
A
N
L
J
K
O
I
N
A
D
U
D
U
N
I
A
N
U
R
M
U
O
E
D
K
P
S
E
P
I
P
I
H
N
Q
U
O
E
K
O
W
L
T
E
C
X
D
W
R
A
F
E
K
O
L
L
S
E
E
G
W
K
D
B
A
P
A
K
S
L
F
U
L
U
V
L
M
O
B
I
L
O
P
E
Z
F
I
T
R
O
N
G
E
N
I
S

                  Kata Sandi yang ditemukan : …………………………………………………………………………………………






tunas 1UJIAN  AKHIR TERTULIS  SEMESTER  I (SATU)
PRAMUKA  PENGGALANG  TAHUN PELAJARAN 2013/2014






Rounded Rectangle: Nama/Regu  : …………………………………….……/……………………….


 



I.    Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling tepat!
1.     Lambang dari gerakan parmuka adalah …
a.    buah kelapa                                     c. pohon kelapa
b.    tunas kelapa                                    d. batang kelapa
2.     Hari pramuka diperingati setiap tanggal …..
a.      14 Agustus                                                 c. 10 November                                 
b.     20 Mei                                            d. 21 April
3.     Senjata tradisional yang terdapat pada badge kwarda Jawa Tengah yaitu 
a.      sabit                                                c. keris           
b.     bambu runcing                               d. pedang
4.     Berikut adalah golongan dalam pramuka penggalang, kecuali
a.      tata                                     b.  ramu                                   c.  rakit                               d.  terap
5.                                                       Sandi di samping jika dibaca menjadi ….
a.      satu  bangsa                     c. satu bahasa
b.     satu nusa                                      d. nusa bangsa
6.     Berikut  yang bukan nama-nama sandi dalam kepramukaan adalah 
a.      kotak                                  b. udang                                  c. angka                              d. jangkar
7.     Tanda pandu dunia pada seragam pramuka putra dipasang di ….
a.      kerah baju sebelah kanan               c.  lengan sebelah kiri
b.     dada sebelah kanan                        d.  lengan sebelah kanan
8.                                                                                      Gambar lambang semaphore di samping dibaca …
a.      dia                             c.  aku
b.     itu                              d.  dua


9.     SKU singkatan dari …
a.      Surat Kecakapan Umum                c.  Surat Keterampilan Umum
b.     Syarat Kelayakan Umur                d.  Syarat Kecakapan Umum
10.     Pemimpin utama pasukan dalam kegiatan apel/upacara pramuka penggalng disebut …
a.      Pinru                       b. Kamabigus                          c. Pratama                   d. Komandan Pleton               

II.    Jawablah pertanyaan berikut dengan benar !

11.     Sebutkan lima atribut yang yang terdapat pada seragam pramuka lengkap!
        Jawab : …………………………………………………………………………………..

12.     Salinlah kalimat “satyaku ku darmakan”   dengan menggunakan sandi angka!
        Jawab : ………………………………………………………………………………….

13.     Sebutkan empat jenis simpul tali-temali yang kamu ketahui!
        Jawab : ………………………………………………………………………………….

14.     Tulislkan lafal doa untuk kedua orang tua! (  boleh dengan tulisan latin Indonesia )
 Jawab : ………………………………………………………………………………….

15.     Cari dan tuliskan kata sandi salah satu nama pahlawan yang terdapat pada sandi koordinat di bawah ini!  

B
N
A
P
P
O
G
I
R
O
O
R
M
S
A
L
A
B
A
V
N
E
C
U
T
E
N
A
N
E
J
I
P
D
F
B
I
Q
D
N
O
K
A
L
I
B
A
J
I
R
L
E
X
A
M
A
N
K
E
U
E
G
G
P
U
Y
U
H
N
Y
O
U
T
U
A
N
K
U
X
O
M
N
Y
A
K
B
A
B
E
L
Jawab : …………………………………………….










= = = Selamat Mengerjakan = = =


Sandi koordinat

Contoh :


G
U
D
E
P
S
A
B
C
D
E
E
F
G
H
I
J
D
K
L
M
N
O
I
P
Q
R
S
T
A
U
V
W
X
Y


Share:

PPDB ONLINE SD-DJI

Dibuat olehARDHA maz_ardha.develoers.com