Senin, 14 November 2016

sastra biografi

faktor yang mendorong pembaca untuk mengategorikan teks disebut sastra atau bukan sastra.
  1. Yang dikaitkan dengan pengertian sastra ialah teks-teks yang tidak disusun atau dipakai untuk tujuan komunikatif yang praktis dan hanya berlangsung sementara waktu saja. Ini berlaku bagi karya-karya pentas, novel-novel, dan kumpulan sajak. Masuk juga ke dalam kategori ini karya sastra “picisan” yang ditawarkan sebagai hiburan.
  2. Puisi lirik tidak begitu saja dinamakan “rekaan”, dalam kategori ini ada jarak atau konvensi distansi bahwa tidak setiap sajak yang menampilkan seorang “Aku” dengan begitu kita anggap sebagai sebuah pengakuan pribadi penyair.
  3. Dalam sastra bahannya diolah secara istimewa. Ini berlaku bagi puisi maupun prosa, tetapi cara pengolahannya berbeda-beda. Ada yang menekankan ekuivalensi ada yang menekankan penyimpangan dari tradisi atau tata bahasa, sebagai contoh yang diperlihatkan oleh Angkatan 45. Yang disebut sebagai ciri bahasa sastra ialah unsur ambiguitas. Pengolahan bahan ini juga diterapkan dalam teknik-teknik tertentu yang dipakai dalam penulisan teks-teks naratif dan drama.
  4. Sebuah karya sastra dapat dibaca menurut tahap-tahap yang berbeda. Dalam sebuah novel misalnya, kita tidak hanya menjadi maklum akan pengalaman dan hidup batin tokoh-tokoh yang fiktif. Melalui peristiwa-peristiwa dalam novel kita dapat memperoleh pengertian mengenai tema-tema yang lebih umum sifatnya, misalnya: tema sosial, penindasan dalam masyarakat, praktik korupsi, cinta kasih, pengorbanan seorang ibu, dan seterusnya. Dalam puisi dan novel-novel kita jumpai ucapan-ucapan mengenai dunia.
  5. Karya yang bersifat naratif, seperti biografi atau karya lain yang menonjol karena bentuk dan gayanya.
  6. Ada beberapa karya yang awalnya tidak dikategorikan dalam karya sastra, tetapi kemudian dimasukkan ke dalam jenis sastra, yaitu teks-teks sejarah yang pada awalnya dinilai sebagai sebuah penulisan sejarah, tetapi karena sifatnya dan gaya bahasa dekat dengan sastra maka dimasukkan ke dalam karya sastra, sebagai contoh ‘Epos Ramayana’.
Share:

PPDB ONLINE SD-DJI

Dibuat olehARDHA maz_ardha.develoers.com