Jumat, 01 Mei 2020

Tujuh Mahkota dunia dan akhirat

Kultum Ramadhan


Menghidupkan 7 mahkota di dunia dan akhirat.
الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، ولا عدوان إلا على الظالمين.
 لا إله إلا الله، ما من إله سواه وما من رب غيره. نشهده أنه وحده، لا شريك له.
Mahkota ada tujuh :
1. *Mahkota Dzikir :*
2. *Mahkota Tasbih :*
3. *Mahkota Doa :*
4. *Mahkota Istighfar :*
5. *Mahkota Perlindungan :*
6. *Mahkota Pelepas Bencana :*
7. *Mahkota Penenang Hati :*

1. *Mahkota Dzikir :* تاج الذكر :
لا إله إلا الله وحده لا شريك له
له الملك وله الحمد و هو على كل شيء قدير ..
(tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya,
milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya).

Besarnya kebutuhan manusia terhadap rasa aman dan tenteram menunjukkan betapa besar peran dzikir bagi manusia. Sebab penawar jiwa yang paling utama adalah Dzikir.
 أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah–lah hati menjadi tenteram.”
(QS. al-Ra’d [13]: 28)
Lagu dealova ciptaan Aunur Rofiq Lil Firdaus /opick di populerkan once mekel.

2. *Mahkota tasbih:*
تاج التسبيح :
سبحان الملك القدس
سبحان الله و بحمده عدد خلقه ورضا نفسه وزنة عرشه و مداد كلماته ..
Sebagai bentuk kita
(Kemuliaan bagi Allah dan memuji jumlah ciptaan dan kepuasan dirinya sendiri dan berat tahtanya dan penyediaan kata-katanya)

3. *Mahkota Doa :*
تاج الدعاء :
عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. (متفق عليه).

Anas mengatakan, “Nabi Muhammad saw. Paling sering membaca doa “Wahai Tuhan kami, anugerahi kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari api neraka.
Selain “doa sapu jagat”, sebutan populer lain doa ini adalah “sapu jagat raya”. Singkat tapi lengkap, mencakup semua yang dihajatkan manusia.

4. *Mahkota istighfar:* اسْتَغْفِر تاج

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10
“Maka aku (Nuh) katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun.
Allah adalah Maha Pengampun. Setinggi apapun gunung dosa yang telah kau daki, masih lebih tinggi ampunanNya. Jangan pernah berputus asa dari memohon ampun.

تاج الإستغفار :
اللهم أنت ربي ﻻ إله إﻻ أنت ، خلقتني وأنا عبدك ، و أنا على عهدك ووعدك ما استطعت ، أعوذ بك من شر ما صنعت ، أبوء لك بنعمتك عليّ ، و أبوء بذنبي ، فاغفر لي فإنه ﻻ يغفر الذنوب إﻻ أنت ..
Yaa Allah, Engkaulah Tuhanku. Pemenuh kebutuhanku, keperluanku. Pengabul doa-doaku. Penjaga diriku, Pelindung diriku, Pengaman diriku. Pemelihara diriku. Pemilik diriku. Rabbku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Tidak ada yang kuharapkan, kudatangi, kusandarkan, kumintai pertolongan, bantuan, kecuali Engkau. Tidak ada yang bisa mendatangkan manfaat dan madharat, membanyakkan menyedikitkan, mengadakan, meniadakan. Membesarkan mengecilkan, menghidupkan mematikan, melapangkan, menyempitkan. Kecuali Engkau.

Dari Syaddad bin Aus, ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa mengucapkan kalimat Sayyidul Istighfar tadi di waktu pagi /siang hari dengan meyakininya (meyakini kandungan dari kalimat-kalimat tadi, dan bukan hanya sebatas ucapan di lisan), lalu ia meninggal pada hari tersebut sebelum sore hari, maka dia termasuk Ahli (penghuni) Surga. Dan barang siapa membacanya di sore hari dengan menyakininya, lalu ia meninggal sampai sebelum Subuh, maka ia juga termasuk Ahli (penghuni) Surga.” Hadis ini Shahih, diriwayatkan oleh (HR. Bukhari (7/150, no. 6306), Ahmad IV/122-125, an-Nasa-i VIII/279-280)]

5. *Mahkota perlindungan:*
تاج التحصين :
Dari Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu 'Anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba membaca di pagi dan sore hari

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ

“(Aku berlindung) dengan Nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu di bumi dna di langit yang bisa membahayakan. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” sebanyak tiga kali (melainkan) tidak ada sesuatu yang membahayakannya.” (HR. Abu Dawud & Al-Tirmidzi, lafadz milik al-Tirmidzi)

6. *Mahkota Pelepas bencana:*
تاج تفريج الكرب :
Selama berada di perut paus tersebut, Nabi Yunus tak henti-hentinya memanjatkan doa agar Allah SWT menyelematkannya. Doa tersebut pun diabadikan dalam Alquran QS al-Anbiyaa ayat ke-87:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin” : ” Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." 

7. *Mahkota penenang hati:*
تاج راحة البال :
"Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam surga? Maka sahabat menjawab, 'Tentu wahai Rasulullah'. Rasulullah menjelaskan, 'Bacalah La hawla wa la quwwata illa billah'" (HR: Muslim).

لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم ..

Artinya : “Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecualli atas dukungan Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung”

Makna dari kalimat tersebut ialah tidak ada daya dalam menjauhi maksiat kepada Allah dan tidak ada kekuatan dalam menjalankan ibadah kepada Allah kecuali keduanya atas dukungan dan kehendak Allah semata. Menurut sebagian pendapat ulama, merasa tidak berdaya dan tidak punya kekuatan ialah ciri dari sifat ikhlas.

Penutup.. 
Marilah kita
~ Jadikanlah Mahkota 2 ini menghiasi kepala kita & membasahi Lisan kita. Pengisi hati kita. Serta sebagai amalan dan senjata kita.

~ Jangan kita sepelekan amal sekecil apapun krn engkau tdk tau pahala mana yg akan memasukkanmu kedalam Surga Allah SWT.



Mudah mudahan dengan mengamalkan salah satu mahkota tersebut, Allah mengangkat segala cobaan musibah virus corona, menghindari segala musibah, mengampuni segala dosa dan kesalahan, serta memasukkan kita ke dalam Surga-Nya.

Share:

PPDB ONLINE SD-DJI

Dibuat olehARDHA maz_ardha.develoers.com